14 FEBRUARI 2005
Hilang arah langkah jiwa terpisah
Menerbangkan angan-angan indah masa lalu..
Dua sahabat
Hati yang tak bernyawa
Pikiran yang tak tenang, resah, gundah...
Tinggalkan satu jiwa terpuruk dalam kesedihan
Mencari jati diri yang telah lama sirna
Jauh dipelupuk mata,
Tangisan seorang sahabat mengetuk pintu yang lama tertutup
Memanggil hati yang telah membisu
Ku coba tuk hapus airmata itu dari kejauhan
Diri ini terlalu hina untuk membelai wajah lembutnya
Terlalu lama aku pergi pada pelabuhan yang tak berujung
Aku membawa sejuta rahasua
Aku pulang tuk meminta sebuah kata maaf
Mungkin ku tak pantas dapatkan maaf itu
Tapi hati ini terus berharap
Pada jiwa yang tertinggal...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar